Jumat, 02 Maret 2018

JENIS-JENIS KEMATIAN MENURUT ADAT BATAK TOBA

Diposting oleh Mandok Hata Batak pada Maret 02, 2018 with

Kematian adalah sebuah ketetapan. Jika telah datang waktunya, tak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya?
Bagi orang Batak ada beberapa jenis kematian:
 
1. MATE PUPUR
Tidak punya keturunan sama sekali .
 
2. MATE PUNU
Wafat tidak meninggalkan anak Laki laki sebagai penerus marga walaupun , punya anak Perempuan .
 
3. MATE TILAHAON
Wafat anak yang belum menikah baik masih anak-anak maupun sudah dewasa ,namun bapak ibu nya masih ada. Tilaha = anak yg Wafat , Tilahaon =, orang tuanya.
 
4. MATE MANGKAR
Wafat bapak / ibu , meninggalkan anak-anak belum ada yang menikah .
 
5. PONGGOL ULU
Meninggal seorang bapak , meninggalkan Isteri dan anak- anak yang belum dewasa (Marsapsap Mardum ) .
 
6. MATOMPAS TATARING
Seorang ibu wafat meninggalkan suami dan anak- anak yang belum dewasa.
 
7. SARIMATUA
Seorang bapak / ibu wafat , sudah punya cucu dari anak , punya cucu dari boru, namun  masih ada anaknya yang belum nilah baik laki atau Perempuan.
 
8. SAURMATUA
Seorang bapak / ibu  meninggal , punya cucu dari anak laki- laki  , punya cucu dari anak perempuan , dan semua anak sudah menikah (simpan) walaupun masih ada anak / borunya yang belum punya keturunan yang penting sudah menikah ( sohot) .
 
9. SAURMATUA GABE
Seorang bapak/ ibu meninggal , sudah punya cicit ( nini ) ,artinya anak laki-laki nya  sudah adacyang punya cucu.
 
10. MAULIBULUNG
Seorang bapak / ibu meinggal  sudah punya buyut ( anak laki-laki dan anakperempuannya sudah punya cucu) sering disebut MARNINI MARNONO.
 
*Syaratnya Anak sudah nikah semua , semua punya keturunan dan tidak boleh ada yang meninggal mendahului bapak /ibunya .
Nah..status ini lah yang paling tinggi di Adat Batak dan sangat jarang ditemukan saat ini .
 
Sumber : https://batakpedia.org/